Langsung ke konten utama

6 Cara menjadi seorang pemimpin yang jujur dan bijak di era milenial


6 Cara menjadi seorang pemimpin yang jujur dan bijak di era milenial.

            Bagi seorang pemuda maupun pemudi di jaman sekarang ini sangatlah dibutuhkan jiwa-jiwa pemimpin yang sangat baik dan bijak dalam menyelesaikan suatu problem permasalah dalam sebuah kehidupan yang diu dunia. Banyak orang yang belum bisa dalam menyelesaikan sebuah permsalahannya sendiri sehungga dia menjadi seorang yang lalai atau bahkan menjadi orang yang dikucilkan dalam dalam ranah lingkungannya sendiri. Bila diperhatikan banyak sekali sumber pengetahuan yang bisa didapat sebagai bekal menjadi seorang pemimpin yang jujur dan bijak. Orang dijaman milenial ini masih belum menyadari bahwa luasnya sumber pengetahuan yang bisa didapat dengan browsing di internet tapi, jangan lupa juga dalam bimbingan guru yang nantinya sebagai pembentuk jiwa dan pendorong kepemimpinan yang jujur dan bijak. Dalam pemebentukan jiwa pemimpin yang seperti diatas sebearnya banyak sekali namun, saya akan memberi sepuluh yang merupakan dasar-dasar bekal menjadi seorang pemimpin. Berikut adalah uraiannya :

1. Meimiliki sumber pengetahuan dan wawasan yang luas
            Memiliki sumber pengetahuan dan wawasan yang luas adalah dasar menajdi seorang pemimpin di era Milenial ini. Karena pemimpin di jaman sekarang harus mampu membaca situasi dan kondisi dalam pergejolakan yang sedang terjadi di masyarakat atau perihal lainnya.

2. Mempunyai pengalaman hidup banyak.
            Mempunyai pengalaman hidup merupakan langkah pertama bagi seseorang yang akan menjadi seorang pemimpin yang bijak dan jujurdi era milenial sekarang ini. Pengalaman adalah perisai kehiduapn agar kita tidak terjerumus dalam perakara yang buruk atau yang bersifat negatif. Dengan begitu kita akan menemukan jiwa kepemimpinan yang benar-benar dalam memerintah sesuatu. Bukan karena masalah duniawi saja tapi berpikir dalam jenjang skala yang sangat panjang.

3. Memiliki Jiwa yang luwes
            Seorang pemimpin harus memiliki jiwa yang luwes agar yang dipinpin olehnya menajdi segan dan akan sangat menghargai terhadapnya.

4. Memliki semangat juang tinggi
            Memiliki semangat daya juang yang tinggi sangat dibutuhkan karena peimimpin yang jujur akan selalu mempertahankan kebenaran yang ada.

5. Memilki jiwa kritis terhadap sebuah permasalahan.
            Hal demikian sangat penting bagi seorang peminpin karena dia akan melalu mengevaluasi jalan kepemimpinannya hingga menemukan penyelesaian yang benar-benar dikatakan selesai.

6.  Berpegang teguh pada pendirian yang berdasarkan ilmu
            Dalam menjalankan sebuah kepemimpinan dimana kita harus bersiakp tegas adil, jujur, dan sebagainya. Jika tanpa pendirian yang berdasarjan ilmu, maka kita tudak akan dihargai dalam kebijakan yang sedang diberlakukan oleh seorang pemimpin itu. Jadi dimana seorang pemimpin itu harus benar-benar berpegang teguh jangan sampai pemipin tapi kok plin-plan dalam bertindak. Mana mau orang menurut atau tunduk terhadap apa-apa yang diberlakukan oleh pemimpin tersebut.
Itu adalah bekal menjadi seorang pemimpin yang bijak dan jujur di era milenial sekarang.
Semoga bermanfaat, sekian daan terima kasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari yang Harus Dihindari Untuk Menikah menurut keterangan Kitab Qurratul Uyun

Hari yang Harus Dihindari Untuk Menikah menurut keterangan kitab Qurratul uyun Syech Ibnu Yamun Menjelaskan perhal larangan yang harus di hindari saat pernikahan dalam nadzam beliau mengatakan : ودَعْ مِن َالأيامِ يومَ الأربعاء # إن كان اٰخِرَ الشُّهُورِ Tinggalkan hari rabu dan jangan di pakai # Jika hari rabu datang pada akhir bulan كذاك أبّ جبّ يج يا فتى # يواكٍ كدٍ كهْ فقد أتى Begitu pula tanggal tiga, lima, dan tigabelas, dualima, duasatu, duaempat serta enambelas Syech Ibnu Yamun menjelaskan dalam bait bait syairnya, bahwa dalam memasuki pernikahan sebaiknya menghindari hari rabu pada setiap bulan karena ada hadits yang menjelaskan bahwa setiap rabu akhir pada setiap bulan adalah saat di turunkannya bala musibah yang merupakan hari naas Imam Asuyuthi menjelaskankan didalam kitab jami'u shaghir bahwa hari yang di maksud adalah tanggal Tiga, Lima, dan Tigabelas, Dualima, Duasatu, Duaempat serta Enambelas dalam setiap bulan. Hendaknya seseorang menjauhi kedelapan ha...

Terjemah Kitab Fathul Qarib dan Penjelasannya (bab Thaharoh)

بسم الله الرحمن الرحيم الحمد لله رب العالمين وصلى الله على سيدنا محمد النبي الأمي وآله الطاهرين وصحابته أجمعين قال القاضي أبو شجاع أحمد بن الحسين بن أحمد الأصفهاني رحمة الله تعالى سألني بعض الأصدقاء حفظهم الله تعالى أن أعمل مختصرا في الفقه على مذهب الإمام الشافعي رحمة الله عليه ورضوانه في غاية الاختصار ونهاية الإيجاز ليقرب على المتعلم درسه ويسهل على المبتدئ حفظه وأن أكثر من التقسيمات وحصر الخصال فأجبته إلى ذلك طالبا للثواب راغبا إلى الله تعالى في التوفيق للصواب إنه على ما يشاء قدير وبعباده لطيف خبير. Terjemah: Bismillahirrohmanirrahim. Segala puji bagi Allah. Shalawat salam atas Nabi Muhammad, keluarganya dan para Sahaabat. Qadhi Abu Syujak Ahmad bin Al-Husain bin Ahmad Al-Asfahani berkata: Aku diminta oleh sebagian teman untuk menyusun ringkasan fiqih madzhab Syafi'i yang sangat ringkas dan sederhana dan terbagi dalam bagian-bagian yang banyak agar mudah dipelajari dan dihafal. Aku penuhi permintaan itu dengan memohon taufik pada Allah yang Maha Kuasa dan Maha Tahu. الم...

Menulis Menambah khazanah keilmuan Kita

Hai, sobat blogger Kenapa sih, harus ada menulis dalam kehidupan ini? Jawabanya ya, harus ada menulis dalam kehidupan ini karena menulis sangatlah bermanfaat, bukan hanya tulisan kita menjadi bagus juga memperkaya kosa-kata yang kita miliki ketika menyampaikan informasi dengan jelas dan komunikatif atau juga kita tahu tata krama berkomunikasi dengan sahabat, guru, dosen, dan orang lain. Apalagi jika menulis menjadi sebuah hobi pastilah, akan sangat besar dampak dan manfaat bagi kita. Dalam proses belajar menulis secara tidak langsung kita mendapat nilai plus-plus. Nilai plus pertama kita dapat memahami tulisan yang sudah ditulis karena menulis sudah pasti pandai membaca dan membaca belum tentu pandai menulis. Maka dari itu yuk, Kita menulis dari sekarang. Nilai plus kedua kita dapat memilah dan memilih mana kosa-kata yang menarik untuk kita hapal sebagai modal untuk menjadi seorang pembicara ketika seminar, sosialisasi, ceramah, dan juga bahan untuk test interview dalam lowongan pek...